<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Komunitas Penulis Kreatif</title>
	<atom:link href="http://kpkmataram.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://kpkmataram.wordpress.com</link>
	<description>Menulis, Aktifitas Mengabadikan Diri</description>
	<lastBuildDate>Fri, 12 Dec 2008 19:40:46 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='kpkmataram.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Komunitas Penulis Kreatif</title>
		<link>http://kpkmataram.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://kpkmataram.wordpress.com/osd.xml" title="Komunitas Penulis Kreatif" />
	<atom:link rel='hub' href='http://kpkmataram.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Scorpion King 2 ; Rise Of Warrior</title>
		<link>http://kpkmataram.wordpress.com/2008/12/12/scorpion-king-2-rise-of-warrior/</link>
		<comments>http://kpkmataram.wordpress.com/2008/12/12/scorpion-king-2-rise-of-warrior/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 12 Dec 2008 19:40:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>TimRedaksi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kpkmataram.wordpress.com/?p=45</guid>
		<description><![CDATA[Oleh : Jhellie Maestro* Baru saja aku selesai nonton film scorpion king 2. bagi yang suka film-film pertualangan, Scorpion King bisa jadi tontonan mengasyikkan. Mulai slide-slide awal, kita akan dibuat penasaran dengan sebiuah narasi bahwa dahulu terdapat sebuah kerajaan bernama Akadia. Kaisarnya dijaga oleh puluhan pasukan pilihan bernama kesatuan Scorpion. Hidup mati Scorpion adalah untuk [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kpkmataram.wordpress.com&amp;blog=5829012&amp;post=45&amp;subd=kpkmataram&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://kpkmataram.files.wordpress.com/2008/12/709259227l.jpg?w=68&#038;h=96" alt="709259227l" title="709259227l" width="68" height="96" class="alignleft size-thumbnail wp-image-41" /><br />
<strong>Oleh : Jhellie Maestro*</strong></p>
<p>Baru saja aku selesai nonton film scorpion king 2. bagi yang suka film-film pertualangan, Scorpion King bisa jadi tontonan mengasyikkan. Mulai slide-slide awal, kita akan dibuat penasaran dengan sebiuah narasi bahwa dahulu terdapat sebuah kerajaan bernama Akadia. Kaisarnya dijaga oleh puluhan pasukan pilihan bernama kesatuan Scorpion. Hidup mati Scorpion adalah untuk putri atau kaisar.<br />
<span id="more-45"></span><br />
Kesetiaanya mengawal raja dan mengatasi persoalan-persoalan kerajaan adalah janji setia seorang Scorpion. Bagi kawan-kawan yang suka pertualangan, film yang dibintangi Michael Covon (Mathayus) dan Karen David (Layla) ini direkomendasikan. </p>
<p>Diawali kisah seorang pembunuh bayaran terkenal bernama Asyur yang sangat setia kepada raja Hamurrabbi. Dia mengabdikan seluruh hidupnya bagi kerajaan dan tergabung dalam Scorpion. Ashur mempunyai anak bernama Mataiyus. Saat itu Mathayus berumur 15 tahun ketika Ashur melarangnya ikut masuk dalam lingkaran pembunuh bayaran itu. Asyur tak mau anaknya jadi seorang pembunuh sepertinya. </p>
<p>Namun seperti pada umumnya anak-anak, Mathayus tak mendengar larangan ayahnya. Ia nekad ikut test menjadi calon scorpion. Dilapangan kerajaan yang luas, Matayus diuji bertarung sesama kawannya. Dia mendapat lawan tanding Layla yang menyamar sebagai laki-laki demi ikut serta menjadi scorpion. Namun tak ayal, saat pertarungan berlangsung, penyamaran Layla di ketahui panglima perang Sargon. Layla diseret keluar lapangan dan membuat Mathayus marah dan memukul sang panglima dengan kayu. </p>
<p>Sargon marah besar dan nyaris membunuh Mathhayus, tapi Ashur datang menyelamatkan anaknya. Kebencian Sargon kepada Ashur telah membatu sejak lama. Sargon merasa tersaingi dengan ketenarannya Ashur di Akkadia. Peristiwa dilapangan itulah yang akan menyebabkan kejutan-kejutan pada slide-slide film berikutnya. </p>
<p>Malam hari setelah kejadian itu, Ashur terbunuh dengan sihir hitam Sargon. Sargon mengirim ratusan kalajengkin dan menyerang Ashur diranjangnya. Kematian Ashur itulah yang membulatkan tekad Mathayus untuk belajar menjadi petarung mengikuti takdirnya. Ia masuk pelatihan Scorpion dan belajar dengan keras. Akhirnya enam tahun kemudian Ia keluar sebagai Scorpion terbaik.</p>
<p>Saat diwisuda, Mathayus telah menjadi seorang scorpion yang kekar dan kuat. Sementara itu Sargon, telah mengangkt dirinya menjadi raja setelah membunuh Hamurabbi. Mengetahui Mathayus putra Ashur, Sargon lantas menguji kesetiaan Mathayus. Suatu hari dia memanggil Mathayus ke istana. Mathayus diminta memenggal kepala Noah adik kandungnyasneiri. Dari sinilah perlawanan dan aksi balas dendam dimulai. Ia mengamuk di depan Sargon dan membunuh semua pengawalnya. Pada saatnya ketika ia melempatkan tombak ke arah Sargon, kekuatan sihir hitam yang dimiliki Sargon menghentikannya. Mengetahui dirinya tidak akan mungkin membunuh Sargon saat itu, Mathayus melarikan diri bersama adiknya. Namun Sargon tak habis akal, menyerang Mathayus dan adiknya dengan panah siluman. Adiknya Noah akhirnya terbunuh.</p>
<p>Pertualangan dimulai, bersama Layla Mathayus pergi ke mesir mencari tombak Osiris. Senjata Fir’aun yang sangat terkenal itu. Hanya dengan senjata-senjata seperti itulah ia akan bisa membunuh Sargon yang mempunyai ilmu sihir. Ditengah perjalanan ia bertemua Ari (S Simon Quartermen) seorang Yunani yang gemar berpuisi. Ari mengetahui rahasia-rahasia raja dan kekuasaan-kekuasaan besar. Dia memberitahu Mathayus, untuk bisa membunuh hanya mungkin dilakukan dengan pedang Democles. Sebuah pedang yang pernah membunuh Raja Diktator Elam oleh seorang pria yang bersumpah mati seribu kali. Pedang Domocles adalah pedang yang dibuat dewa Zeus dari petir dan bisa memotong apa saja. Dan sekarang, oleh Zeus, pedang itu di hadiahkan kepada dewi Astarte sang penjaga neraka, sang dewi cinta dan perang.   </p>
<p>Mereka mulai berpetualang, menyelusup masuk ke kerajaan mesir dan terperangkap dalam sebuah penjara tempat ditampungnya orang-orang dari berbagai negara yang akan dijadikan santapan makhluk aneh bernama Minotour. Sebuah makhluk setengah kerbau setengah manusia peliharaan Fir’aun.  Menurut keyakinan masyarakat Fir’aun, mesir akan selamat dari bencana jika terus memberi makan makhluk itu. </p>
<p>Pertarungan antara Mathayus dan Monotour tak dapat dihindarkan. Mathayus berhasil membunuh Monotour. dan bersama para penghuni penjara yang lain termasuk Wu seorang China yang juga terperangkap disana. Saat mereka kebingungan bagaimana caranya keluar dari tembok enap itu. Ari berhasil membuka rahasianya. Ia membaca sebuah kunci pembuka yang ia temukan tertulis di lantai penjara. Dan&#8230; tembok-tembok itu terbuka dan yang tersisa hanya tempat mereka berpijak. Sebuah bangunan menjulang mirip tiang listrik yang besar. Mereka diatasnya. Inipun dilematis, jika meloncat asti mati karena bangunan itu mirip gedung seratus tingkat. Hal yang tidak mungkin mereka lakukan. Namun, Mathayus akhirnya mendapat bisikan ayahnya untuk melngkahkan kakinya menuruti apa kata hatinya. Mereka selamat.</p>
<p>Pertualangan tak kalah dahsyat berlangsun di neraka. Mereka menyusuri lorong-lorong neraka yang mengerikan. Animasi-animasi mulai menarik ketika di kanan-kiri mereka tumbuh tubuhan aneh yang kemudian mencipta lorong-lorong yang membusuk. Tumbuh-tumbuhan hidup. Mereka akhirnya sampai di pedang Domocles tapi dewi Astarte tak mau meberikannya. Dengan beragam cara akhirnya&#8230;&#8230;&#8230; pedang itu mereka curi. </p>
<p>Sekembalinya dari neraka, hanya dua kata di hati Mathayus, balas  dendam. Ia menemui Sargon untuk bertarung secara jantan. Dengan pedang itu ia yakin bisa mengalahkan Sargon. Namun sesuatu terjadi, Sargon ternyata telah meningkatkan ilmu sihirnya dan sulit terkalahkan. Dia berubah menjadi seekor kalajengking raksasa dan menyerang mathayus dengan ganas. Aksi terakhir, Mathayus akhirnya berhasil membunuh Sargon dengan susah payah. Kemakmuran Akkadia akhirnya tercapai. Kisah cintanya dengan Layla terkorbankan dengan misi Mathayus yang sudah terlalu mantap menjadi seorang pejuang scorpion. Di akhir film sebuah narasi menjanjikan, suatu saat Mathayus akan kembali menjadi raja di Akkadia. []</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kpkmataram.wordpress.com/45/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kpkmataram.wordpress.com/45/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kpkmataram.wordpress.com/45/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kpkmataram.wordpress.com/45/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kpkmataram.wordpress.com/45/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kpkmataram.wordpress.com/45/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kpkmataram.wordpress.com/45/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kpkmataram.wordpress.com/45/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kpkmataram.wordpress.com/45/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kpkmataram.wordpress.com/45/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kpkmataram.wordpress.com/45/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kpkmataram.wordpress.com/45/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kpkmataram.wordpress.com/45/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kpkmataram.wordpress.com/45/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kpkmataram.wordpress.com&amp;blog=5829012&amp;post=45&amp;subd=kpkmataram&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kpkmataram.wordpress.com/2008/12/12/scorpion-king-2-rise-of-warrior/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3769e77ae53654a7952e0bfff7012f8d?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">The Young Community</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://kpkmataram.files.wordpress.com/2008/12/709259227l.jpg?w=68" medium="image">
			<media:title type="html">709259227l</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Hakim Tuhan</title>
		<link>http://kpkmataram.wordpress.com/2008/12/12/hakim-tuhan/</link>
		<comments>http://kpkmataram.wordpress.com/2008/12/12/hakim-tuhan/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 12 Dec 2008 17:17:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>TimRedaksi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerpen]]></category>
		<category><![CDATA[Kreatifitas Menulis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kpkmataram.wordpress.com/?p=26</guid>
		<description><![CDATA[Oleh : Julaedi Akbar “Aku percaya sejarah merupakan catatan dari rentetan perjalanan hidup manusia. Hata jangankan Adam, aku terlahir dari anak cucunya yang menyebut dirinya manusia wanita pun, itu sejarah. Sejarah aku&#8230;&#8230;&#8230;..Aku ada di muka bumu hingga kini aku tahu Kamu. Entah dari mana, aku cukup untuk yakini Mu. Tapi apa !, itu yang disebut [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kpkmataram.wordpress.com&amp;blog=5829012&amp;post=26&amp;subd=kpkmataram&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://kpkmataram.files.wordpress.com/2008/12/dscn0002.jpg?w=75&#038;h=96" alt="dscn0002" title="dscn0002" width="75" height="96" class="alignleft size-thumbnail wp-image-27" /><br />
<strong>Oleh : Julaedi Akbar<br />
</strong><br />
“Aku percaya sejarah merupakan catatan dari rentetan perjalanan hidup manusia. Hata jangankan Adam, aku terlahir dari anak cucunya yang menyebut dirinya manusia wanita pun, itu sejarah. Sejarah aku&#8230;&#8230;&#8230;..Aku ada di muka bumu hingga kini aku tahu Kamu. Entah dari mana, aku cukup untuk yakini Mu. Tapi apa !, itu yang disebut sejarah. Potret tak jelas antara garis kanpas dan kuas kehidupan. Suara irama tak jauh beda dengan lantunan Asma Mu, mengabur dibalik aura para penari sur. Dan aku Kau janji mimpi. Dengan buai suci”.<br />
<span id="more-26"></span><br />
Ia terdiam. jeda ketawa menguak suara lantang, ia pun kembli angkat bicara. “busetttt…..bulsit…aku percaya Kamu”. </p>
<p>Manusia tua itu memaki kearah bingkai kayu yang dipengang dengan kedua tangannya di pelataran toko  kamboja itu. Bingkai tanpa kaca dan lukisan itu, kerap mainan lompat tali bagi tangan kanannya, sesekali tangan kanannya mengakar terkam ganas ketengah bingkai itu, tapi gak ada yang didapat, hanya tambunan kepalan jari-jarinya menyentuh lantai toko tua dijalan mawar ini.</p>
<p>Setiap orang yang berlalu lalang, memandangnya tanpa iba. Hanya rasa ketakutan yang menggerayangi ketika tepat di depannya. Baju necis gaya pengemis, kusut sana-sisni. Mengundang bisik tiap orang yang memandangi gerak-geriknya “ini orang gila atau cuman sinting alias gendeng”. </p>
<p>Suara raunganya membikin pengguna jalan buyar pontang-panting ketakutan. </p>
<p>“Nek…!!, napa ketawa, dan teriak busett…busett”. Tanya fit, bocah kecil usia lima tahun yang dilepas ibu muda dari genggamanya saat berpapasan dengan orang ini yang bersuara muda dengan wajah tua itu.</p>
<p>wajah muda ibu itu nampak lega, ekting berwajah pucat dengan mimic ketakutan berlagak gusar. Sana-sini cari bantuan orang bak muajin kumandangkan ajan. Tak lama semua orang pun berduyun-duyun kesumber suara tapi tak kuasa memberi bantuan hanya iba yang menghiasi suasana karena ketakutan mencekam diantara mereka.</p>
<p>Sementara nenek tua dengan aksi gemasnya menerkam erat tangan bocah itu dengan jari-jemari terlapisi kulit lembu. Ia nyaris mencari celah kabur membawa fitri, panggilan manis bocah itu.</p>
<p>Bocah masih bersih gak ngerti semua itu, senyumnya menyambar kerumunan masa sebagai isarat tingalkan jejak bahwa ia kini iku nenek tua pergi. </p>
<p>“ayo cucu ku kita pergi” bisik manis manusia berjubah dekil dengan wajah terlapisi topeng kulit keriput. Nampak waniata tua.</p>
<p>Sementara kerumunan masa terperangah bengong nenek pergi bagaikan kilat dengan langkah tegap dan menyelinap di balik toko tua itu. Ia tidak peduli tongkat kayu teman sejatinya rela ditinggali dipelataran toko kamboja itu. Belum lagi tingkah ibu bocah ini yang tak kuasa hanya bisa menangis tanpa aksi mengejar penuh naluri.</p>
<p>Seletah menghilang dibalik toko tua itu, baru semua gusar cari telpon, Hp, motor mobil dan alamat kantor polisi terdekat. Semua tersulap sudah.</p>
<p>Cerita dari mulut setia para kerumunan yang masih dilokasi menjadikan polisi hanya bengong bak tong sampah informasi. Masa pun terpaksa digubarin dengan alasan olah TKP. Cerita arul membuat mereka tertarik untuk tindak lanjuti. Dari kisah, arul mengamati aksi orang itu. Yang arul sendiri menafsir bukan orang itu, bukan orang gila juga bukan sinting atau pencuri atau bahkan perampok kelas kakap. Cuman pakaiannya yang dibikin gila-gilaan dengan suara jadi-jadian.</p>
<p>Tapi, olah TKP gagal mesti berjam-jam di lakoni serdadu baju pramuka ini. Hanya bahasa “kami akan tindak lanjuti” keluar dari mulut army letanan satu dijajarannya pada ibu muda yang lagi tersedu-sedu.</p>
<p>Semua masa pun gubar membawa cerita yang mulai diduga aksi perampok misteri. Anak mereka mulai dijaga penuh hati-hati supaya tidak terulang kembali.</p>
<p>Xxxx</p>
<p>10 tahun berlalu, cerita mulia meredup. Polisi pun sudah membisu sementara masyarakat kota baru terus bersiaga. Mesti hilangnya fit telah berlalu.</p>
<p>Teman sebaya mulai tumbuh remaja, sementara ibu Ana tak menaruh pilu membayangi putri yang kini sudah mulai tidak ditau. Enjoi selalu mewarnai hidupnya. Meski ada gadis yang selalu mengunjungi dan menyapu halaman rumah yang menyebut diri dengan Ratu yang siap membantu. Yang sesekali kadang diajak ngobrol sama ibu ini yang selalu ujungnya menyamakan usia anaknya meski tidak tersisa poto kenangan untuk melepas rindu dan lara pada putrinya.</p>
<p>Ratu banyak tau tentang kehidupan ibu ini, mulai ditinggal suami pergi tanpa pamit kehilangan putri tanpa diratapi. Karena dia tau putrinya masih hidup dan selamat.</p>
<p>“Selamat…sore”, sapa lelaki muda dari balik pagar. Ibu Ana terperangah bergegas menuju ke pemuda itu sambil berucap “abang telah pulang”. </p>
<p>Ia pun mengadu ke Ratu, “ini suami ibu, dia tealah pergi merantau 15 tahun silam, dua hari sebelum kepergian Fitri”.</p>
<p>“Apa”, lelaki itu bengong..   “Fitri pergi, pergi ke mana?” Tanya balik ke isterinya.</p>
<p>“ia, bang…Fitri pergi dibawa orang” sambil ia tersenyum ke arah Aldi yang telah 13 tahun mengawininya.</p>
<p>“ya, udah….ayok kita masuk”. Ajaknya. “Nanti tak ceritaian panjang lebar, Fitri telah betul-betul pergi”. Ucap lelaki ini gesit.</p>
<p>“Tunggu”, Rutu menghentikan langkah mereka. “Aku tau semuanya”. Membuat mereka terperangah, dan mendelik dengan bahasa terbata-bata “ apa urusanya kamu”.</p>
<p>“urusan ku”, Ratu meniru……..</p>
<p>“hari ini aku menutut tanggungjawab kalian sebagai orang tua. “aku terlantar 10 tahun ditengah kehidupan kota”. Tubuh ku bak danging busuk, terlempar diselokan-selokan kota tak ubahnya sampah. Selam 10 tahun itu, aku hidup dari kerjaan menjajankan kehormatan ku. Lantas, kamu hanya terdiam dalam kebisuan, tanpa ada beban kamu punya anak yang terlantar”. Ia terdiam…..mengambil nafas dengan lega.</p>
<p>“ maaf, aku mungkin tak banya bicara, cukup sudah derita kita bertiga, tinggal menunggu hakim tuhan”.</p>
<p>Dor….dor…… sosok  dua tubuh yang berdiri didepannya tiba-tiba terkapar, tertembus peluru yang dilepas dari pistol yang ditodongkan.</p>
<p>“maaf  bu, pak, kita tunggu siapa yang benar dan siapa yang salah. Aku anak mu fitri”. Dan mengarahkan pucuk pestol ke kepalanya. Doooooor.</p>
<p>* Pegiat Diskusi dan Kontributor KaPeKa-Jarik Mataram</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kpkmataram.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kpkmataram.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kpkmataram.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kpkmataram.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kpkmataram.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kpkmataram.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kpkmataram.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kpkmataram.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kpkmataram.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kpkmataram.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kpkmataram.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kpkmataram.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kpkmataram.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kpkmataram.wordpress.com/26/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kpkmataram.wordpress.com&amp;blog=5829012&amp;post=26&amp;subd=kpkmataram&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kpkmataram.wordpress.com/2008/12/12/hakim-tuhan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3769e77ae53654a7952e0bfff7012f8d?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">The Young Community</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://kpkmataram.files.wordpress.com/2008/12/dscn0002.jpg?w=75" medium="image">
			<media:title type="html">dscn0002</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Menyingkat Tulisan tanpa Membuat Singkatan</title>
		<link>http://kpkmataram.wordpress.com/2008/12/12/menyingkat-tulisan-tanpa-membuat-singkatan/</link>
		<comments>http://kpkmataram.wordpress.com/2008/12/12/menyingkat-tulisan-tanpa-membuat-singkatan/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 12 Dec 2008 16:24:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>TimRedaksi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Home]]></category>
		<category><![CDATA[Kreatifitas Menulis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kpkmataram.wordpress.com/?p=11</guid>
		<description><![CDATA[Makin banyak akronim/singkatan dan jargon dalam sajian berita di koran-koran kita. Salah satu alasan yang sering kita dengar dari para wartawan: membuat singkatan untuk menghemat ruang. Tapi, benarkah membuat singkatan artinya menghemat ruang? Di bawah ini saya ingin membuktikan bahwa berita bisa ditulis lebih ringkas dan jelas, tanpa akronim dan singkatan. Tulisan asli sepanjang 2,880 [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kpkmataram.wordpress.com&amp;blog=5829012&amp;post=11&amp;subd=kpkmataram&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://kpkmataram.files.wordpress.com/2008/12/n760815126_3774.jpg?w=78&#038;h=96" alt="n760815126_3774" title="n760815126_3774" width="78" height="96" class="alignleft size-thumbnail wp-image-19" />Makin banyak akronim/singkatan dan jargon dalam sajian berita di koran-koran kita. Salah satu alasan yang sering kita dengar dari para wartawan: membuat singkatan untuk menghemat ruang. Tapi, benarkah membuat singkatan artinya menghemat ruang?<br />
<span id="more-11"></span><br />
Di bawah ini saya ingin membuktikan bahwa berita bisa ditulis lebih ringkas dan jelas, tanpa akronim dan singkatan.</p>
<p>Tulisan asli sepanjang 2,880 karakter (atau 394 kata); tulisan yang coba saya edit sepanjang 1.940 (263).</p>
<p>Pengematan sekitar 30%, dan mudah-mudahan lebih jelas. Less is more, kata Hemingway.</p>
<p>&#8212;-</p>
<p>SE Menakertrans Membingungkan<br />
Disnaker Kab. Bandung &amp; PLN Sepakat Abaikan SE</p>
<p>BANDUNG | PIKIRAN RAKYAT | 01 Agustus 2008</p>
<p>Surat Edaran (SE) Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Menakertrans) RI tentang pelaksanaan pengoptimalan beban listrik melalui pengalihan waktu kerja pada industri, membingungkan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kab. Bandung dan PLN.</p>
<p>Masalahnya, salah satu poin dalam SE Menakertrans tersebut, justru bertentangan dengan isi Peraturan Bersama Lima Menteri tentang hal yang sama yang telah ditetapkan sebelumnya. Padahal, jadwal pengalihan waktu kerja telah disusun PLN dan Disnaker.</p>
<p>Sejumlah staf di Disnaker Kab. Bandung baru menerima SE Menakertrans tersebut, Kamis (31/7). Itu pun tidak langsung ditujukan ke Disnaker, melainkan melalui salah satu perusahaan besar di Kab. Bandung. Tak lama setelah menerima salinan SE Menakertrans itu, Disnaker langsung berkoordinasi dengan PLN Area Pelayanan Jaringan (APJ) Majalaya.</p>
<p>PLN pun ternyata tak mengetahui keluarnya SE yang tertanggal 25 Juli 2008 itu. Padahal, jadwal pelaksanaan Peraturan Bersama Lima Menteri tentang pengalihan waktu kerja di industri telah disusun mulai kemarin. Bahkan, beberapa perusahaan telah menjalankannya.</p>
<p>&#8220;Padahal, kita sudah menyusun jadwal untuk industri yang terkena pengalihan jadwal. Sebanyak 77 perusahaan di wilayah APJ Majalaya, telah menyanggupinya dan beberapa menjalankannya mulai hari ini (kemarin-red.),&#8221; kata Basri Djamil, Asisten Manajer Niaga dan Pemasaran PLN APJ Majalaya.</p>
<p>Inti perbedaan dalam SE Menakertrans dan Peraturan Bersama Lima Menteri terletak pada kategori perusahaan yang terkena pengalihan waktu kerja.</p>
<p>Pada SE Menakertrans disebutkan, perusahaan yang harus dialihkan waktu kerjanya hanya perusahaan yang menjalankan lima hari dalam satu minggunya. Sementara, dalam Peraturan Bersama Lima Menteri, perusahaan yang harus dialihkan hari kerjanya meliputi industri yang menerapkan lima hari dan enam hari kerja.</p>
<p>&#8220;Kalau hanya diterapkan pada perusahaan yang menjalankan lima hari kerja paling hanya 13 perusahaan dari 77 perusahaan di bawah ruang lingkup APJ Majalaya. Bagaimana penghematan listrik bisa tercapai?&#8221; kata Dadang Supardi, Kepala Disnaker Kab. Bandung.</p>
<p>Menurut dia, SE Menakertrans itu cukup membingungkan aparat di bawah, karena berbeda dengan Peraturan Bersama Lima Menteri yang telah dikeluarkan sebelumnya.</p>
<p>Disnaker Kab. Bandung dan PLN langsung mengadakan pertemuan masalah ini, kemarin. Hasilnya, keduanya sepakat untuk mengabaikan SE Menakertrans dan tetap berpegang pada Peraturan Bersama Lima Menteri.</p>
<p>Penjadwalan giliran pengalihan waktu kerja, juga telah selesai dilakukan untuk wilayah APJ Majalaya. Disnaker masih menunggu jadwal dari APJ Bandung dan APJ Cimahi, untuk kemudian ditetapkan dalam SK Bupati Bandung. Khusus jadwal untuk APJ Majalaya, sebanyak 77 industri dibagi menjadi 12 kelompok. Jadwal itu telah disusun selama Agustus ini. (A-124)***</p>
<p>&#8211;</p>
<p>Surat Menteri Tenaga Kerja Membingungkan<br />
Dinas dan PLN Bandung Sepakat Mengabaikannya</p>
<p>BANDUNG | PIKIRAN RAKYAT | 01 Agustus 2008</p>
<p>Surat edaran Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi tentang pengalihan waktu kerja industri untuk penghematan listrik membingungkan Dinas Tenaga Kerja dan PLN Kabupaten Bandung. Salah satu poin dalam surat itu bertentangan dengan isi Peraturan Bersama Lima Menteri tentang hal yang sama.</p>
<p>Surat itu juga datang terlambat. Surat menteri bertanggal 25 Juli 2008 itu baru diterima Dinas Tenaga Kerja Bandung pada 31 Juli.</p>
<p>Padahal, PLN bersama sejumlah perusahaan telah menyepakati pengalihan waktu kerja sesuai Peraturan Bersama Lima Menteri. &#8220;Sebanyak 77 perusahaan telah menyanggupinya dan beberapa telah menjalankannya,&#8221; kata Basri Djamil, Asisten Manajer Niaga dan Pemasaran PLN untuk wilayah Majalaya, Bandung.</p>
<p>Instruksi Menteri itu berbeda dengan Peraturan Bersama Lima Menteri dalam menetapkan kategori perusahaan yang terkena pengalihan waktu kerja. Surat edaran menyebut hanya perusahaan yang menjalankan lima hari kerja sepekan yang terkena pengalihan. Sementara Peraturan Bersama menyebut pengalihan berlaku baik untuk industri yang menerapkan lima hari maupun enam hari kerja.</p>
<p>&#8220;Kalau hanya diterapkan pada perusahaan yang menjalankan lima hari kerja, paling hanya 13 perusahaan dari 77 perusahaan di Majalaya. Bagaimana penghematan listrik bisa tercapai?&#8221; kata Dadang Supardi, Kepala Dinas Tenaga Kerja Bandung.</p>
<p>Staf Dinas Tenaga Kerja dan pejabat PLN sempat mengadakan pertemuan untuk membahas masalah itu, kemarin. Namun, akhirnya mereka sepakat untuk mengabaikan surat edaran Menteri.</p>
<p>Penjadwalan giliran pengalihan waktu kerja juga telah selesai dilakukan untuk wilayah Majalaya. Dinas masih menunggu jadwal untuk wilayah Bandung dan Cimahi, untuk kemudian ditetapkan melalui surat keputusan bupati. Khusus jadwal wilayah Majalaya selama Agustus, sebanyak 77 industri dibagi menjadi 12 kelompok. (A-124)***</p>
<p>&#8212;</p>
<p>Berita asli tentang pengalihan jam kerja industri di atas mengandung singkatan dan jargon sekaligus. Salah satunya: Area Pelayanan Jaringan yang disingkat APJ. Frase ini diproduksi dan hanya dipahami oleh karyawan PLN.</p>
<p>Contoh jargon lain: surat edaran yang kemudian disingkat SE. Mungkin lebih jelas kalau disebut surat perintah, instruksi atau imbauan; yang versi ringkasnya bisa ditulis hanya dengan &#8220;surat&#8221;.</p>
<p>RESOURCE : <a href="http://www.pena.co.id/?q=node/239">PENA INDONESIA</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kpkmataram.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kpkmataram.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kpkmataram.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kpkmataram.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kpkmataram.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kpkmataram.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kpkmataram.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kpkmataram.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kpkmataram.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kpkmataram.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kpkmataram.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kpkmataram.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kpkmataram.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kpkmataram.wordpress.com/11/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kpkmataram.wordpress.com&amp;blog=5829012&amp;post=11&amp;subd=kpkmataram&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kpkmataram.wordpress.com/2008/12/12/menyingkat-tulisan-tanpa-membuat-singkatan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3769e77ae53654a7952e0bfff7012f8d?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">The Young Community</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://kpkmataram.files.wordpress.com/2008/12/n760815126_3774.jpg?w=78" medium="image">
			<media:title type="html">n760815126_3774</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Menghindari Jargon</title>
		<link>http://kpkmataram.wordpress.com/2008/12/12/menghindari-jargon/</link>
		<comments>http://kpkmataram.wordpress.com/2008/12/12/menghindari-jargon/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 12 Dec 2008 16:22:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>TimRedaksi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Home]]></category>
		<category><![CDATA[Kreatifitas Menulis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kpkmataram.wordpress.com/?p=9</guid>
		<description><![CDATA[Jargon dan singkatan seperti berlomba muncul setiap hari dalam berita media massa. Padahal, dua penyakit ini semestinya pelan-pelan dienyahkan karena menghambat komunikasi dan pertukaran informasi. Menulis di media adalah menulis jelas, untuk semua orang dengan berbagai latar-belakang. Banyaknya jargon menyalahi prinsip itu. Tapi, apa sih jargon itu? Merriam-Webster Dictionary: 1: the technical terminology or characteristic [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kpkmataram.wordpress.com&amp;blog=5829012&amp;post=9&amp;subd=kpkmataram&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://kpkmataram.files.wordpress.com/2008/12/headerjpyo7.gif?w=128&#038;h=95" alt="headerjpyo7" title="headerjpyo7" width="128" height="95" class="alignleft size-thumbnail wp-image-23" />Jargon dan singkatan seperti berlomba muncul setiap hari dalam berita media massa. Padahal, dua penyakit ini semestinya pelan-pelan dienyahkan karena menghambat komunikasi dan pertukaran informasi.</p>
<p>Menulis di media adalah menulis jelas, untuk semua orang dengan berbagai latar-belakang. Banyaknya jargon menyalahi prinsip itu.<br />
<span id="more-9"></span><br />
<em>Tapi, apa sih jargon itu?</em></p>
<p>Merriam-Webster Dictionary:<br />
1: the technical terminology or characteristic idiom of a special activity or group<br />
2: obscure and often pretentious language marked by circumlocutions and long words</p>
<p>Pertama, jargon adalah istilah teknis atau idiom (bahasa khusus) yang hanya dimengerti oleh kelompok tertentu. Kedua, bahasa yang kabur dan memiliki pretensi tertentu, yang dicirikan oleh rangkaian kata panjang.</p>
<p>Salah satu jenis jargon yang banyak dipakai adalah &#8220;Stasiun Pengisian Bahan Bakar untuk Umum (SPBU)&#8221; yang diproduksi oleh Pertamina atau Departemen Pertambangan. Bahasa sehari-hari yang kita pakai lebih pendek: &#8220;pompa bensin&#8221;.</p>
<p>Contoh lain adalah &#8220;Pencurian dengan Kekerasan (Curas)&#8221;, &#8220;Pencurian dengan Pemberatan (Curat)&#8221;, dan &#8220;Tempat Kejadian Perkara (TKP)&#8221; yang diobral oleh polisi. Bahasa di kampung dan pasar: &#8220;rampok&#8221;, &#8220;maling&#8221; dan &#8220;tempat kejadian&#8221;.</p>
<p>&#8220;Kejadian Luar Biasa (KLB)&#8221; hanya dipahami oleh pegawai Dinas Kesehatan dan dokter. Di pasar kita memakai: &#8220;wabah&#8221;.</p>
<p>Tidak hanya lembaga pemerintah yang suka membuat jargon. Lembaga swadaya masyarakat, pakar, akademisi, lembaga penelitian, universitas, organisasi, partai politik dan kelompok-kelompok dalam masyarakat juga.</p>
<p>Di samping memiliki kelemahan karena hanya dipahami oleh lingkungan terbatas, jargon kadang juga dipakai untuk mengaburkan masalah, dan dalih untuk mengelak dari membicarakan hal-hal yang spesifik dan kongkret.</p>
<p>Banyak media/wartawan mengumbar jargon karena kemalasan. Mereka hanya mengutip kata-kata sumber, kadang tanpa mengetahui makna yang dimaksud, dan tanpa mencoba mencari tahu.</p>
<p>Berikut ini contoh beberapa mutakhir dalam media kita:</p>
<p>- Polisi Menangkap Pelaku KDRT di Sukoharjo (Kompas | 31/07/08)<br />
Semarang &#8211; Polisi menangkap tersangka pelaku kekerasan dalam rumah tangga, Hariyanto (49), yang membakar istri keduanya, Ngatiem (41), sekitar empat bulan lalu di Kabupaten Sukoharjo. Akibat tindakan tersebut, Hariyanto diancam pidana 10 tahun penjara atau denda maksimal Rp 30 juta.</p>
<p>Saran: Polisi Tangkap Suami yang Bakar Isri</p>
<p>- Temanggung KLB Malaria (Antara | 15/03/08)<br />
Temanggung &#8211; Serangan penyakit malaria yang menimpa lima warga Dusun Bakal, Desa Campurejo, Kecamatan Tretep, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, mendorong Dinas Kesehatan Temanggung menyatakan daerah itu berstatus kejadian luar biasa (KLB) malaria.</p>
<p>Saran: Wabah Malaria Serang Lima Desa Temanggung</p>
<p>- Tenaga Honorer Serbu Baur SKCK (Pikiran Rakyat Online | 28/07/08)<br />
Cimahi &#8211; Sebanyak 77 orang tenaga honorer yang masuk database Kantor Wilayah Departemen Agama Provinsi Jawa Barat (Depag Jabar), menyerbu Bagian Urusan (Baur) Surat Keterangan Catatan Polisi (SKCK) Polresta Cimahi. Hal itu untuk memenuhi persyaratan pemberkasan pengangkatan calon pegawai negeri sipil (CPNS).</p>
<p>Saran: Calon Pegawai Berlomba Cari Surat Kelakuan Baik</p>
<p>- Warga Sawangan Keluhkan Minimnya PJU (Pikiran Rakyat Online | 31/07/08)<br />
Depok &#8211; Warga Sawangan, Kota Depok mengeluhkan minimnya jumlah Penerangan Jalan Umum (PJU), khususnya di jalan utama. Kondisi seperti itu sangat membahayakan para pengguna jasa jalan, lantaran rawan kecelakaan dan tindakan kriminal.</p>
<p>Saran: Warga Keluhkan Minimnya Lampu Jalan</p>
<p>- Pemogokan Awak MPU Lumpuhkan Pasuruan (Antara | 22/07/08)<br />
Pasuruan &#8211; Ratusan awak MPU (mobil penumpang umum) trayek Malang-Pasuruan, Selasa, melakukan mogok dengan meninggalkan armadanya di tengah simpang empat Kebonagung, Kota Pasuruan, Jawa Timur.</p>
<p>Saran: Mogok Sopir Angkutan Umum Lumpuhkan Pasuruan</p>
<p>RESOURCE : <a href="http://www.pena.co.id/?q=node/238">PENA INDONESIA</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kpkmataram.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kpkmataram.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kpkmataram.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kpkmataram.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kpkmataram.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kpkmataram.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kpkmataram.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kpkmataram.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kpkmataram.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kpkmataram.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kpkmataram.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kpkmataram.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kpkmataram.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kpkmataram.wordpress.com/9/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kpkmataram.wordpress.com&amp;blog=5829012&amp;post=9&amp;subd=kpkmataram&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kpkmataram.wordpress.com/2008/12/12/menghindari-jargon/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3769e77ae53654a7952e0bfff7012f8d?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">The Young Community</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://kpkmataram.files.wordpress.com/2008/12/headerjpyo7.gif?w=128" medium="image">
			<media:title type="html">headerjpyo7</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>KaPeKa-Jarik Mataram</title>
		<link>http://kpkmataram.wordpress.com/2008/12/12/kapeka-jarik-mataram-2/</link>
		<comments>http://kpkmataram.wordpress.com/2008/12/12/kapeka-jarik-mataram-2/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 12 Dec 2008 16:03:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>TimRedaksi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Blog]]></category>
		<category><![CDATA[Curahan Ati]]></category>
		<category><![CDATA[Home]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kpkmataram.wordpress.com/2008/12/12/kapeka-jarik-mataram-2/</guid>
		<description><![CDATA[Komunitas Penulis Kreatif atau disingkat KPK adalah komunitas penulis muda di Lombok Nusa Tenggara Barat. Berdiri pada 15 November 2008, bervisi menularkan virus menulis kepada publik di NTB melalui diskusi, pelatihan, membaca, menulis di blog, bedah buku dan kajian film. Komunitas ini praksisnya terbentuk sebagai tindaklanjut dari pelatihan menulis kreatif yang diadakan Jaringan Islam Kampus [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kpkmataram.wordpress.com&amp;blog=5829012&amp;post=8&amp;subd=kpkmataram&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://kpkmataram.files.wordpress.com/2008/12/dsc05419.jpg?w=128&#038;h=71" alt="dsc05419" title="dsc05419" width="128" height="71" class="alignleft size-thumbnail wp-image-38" />Komunitas Penulis Kreatif atau disingkat KPK adalah komunitas penulis muda di Lombok Nusa Tenggara Barat. Berdiri pada 15 November 2008, bervisi menularkan virus menulis kepada publik di NTB melalui diskusi, pelatihan, membaca, menulis di blog, bedah buku dan kajian film.</p>
<p>Komunitas ini praksisnya terbentuk sebagai tindaklanjut dari pelatihan menulis kreatif yang diadakan Jaringan Islam Kampus (Jarik) Mataram pada 4-6 November 2008. Pelatihan itu menghadirkan pembicara-pembicara terkemuka indonesia seperti Farid Gaban dari PENA INDONESIA, Ade Armando dari MAJALAH MADINA dan Ihsan Ali Fauzi dari Universitas PARAMADINA</p>
<p>Komunitas seumuran bayi ini telah beberapa kali melakukan diskusi kepenulisan, bedah buku dan kajian Film.</p>
<p>Kedepan, KPK diharapkan menjadi komunitas utuh yang membawa semangat baru berkarya dengan menulis.</p>
<p>Koordinator</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kpkmataram.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kpkmataram.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kpkmataram.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kpkmataram.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kpkmataram.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kpkmataram.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kpkmataram.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kpkmataram.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kpkmataram.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kpkmataram.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kpkmataram.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kpkmataram.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kpkmataram.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kpkmataram.wordpress.com/8/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kpkmataram.wordpress.com&amp;blog=5829012&amp;post=8&amp;subd=kpkmataram&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kpkmataram.wordpress.com/2008/12/12/kapeka-jarik-mataram-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3769e77ae53654a7952e0bfff7012f8d?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">The Young Community</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://kpkmataram.files.wordpress.com/2008/12/dsc05419.jpg?w=128" medium="image">
			<media:title type="html">dsc05419</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
